Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 April 2015

Senja

Sungguh elok senja itu
Merangkulku mesra sekali
Semerbak baumu menyelinap hidungku
Sungguh laripun berat sekali

Sungguh elok senja itu
Ingatku terbang tinggi
Angin semilir membelai rambutku
Sungguh matipun berat sekali

Minggu, 29 April 2012

antara KUPU JANTAN, KUMBANG dan BUNGA

Kupandang Kumbang merekah senyum
Dipandang Kumbang kubalas senyum
Kupu Jantan merayu manja
Tapi sayang, Bunga tak suka

Hari Minggu,
Kupandang Kumbang tersenyum lucu
Lucu lucu membuatku tertunduk malu
Kemudian, hari hari berlalu

Hari Kamis,
Kopi darat si Kupu Jantan manis
Melempar kata dan senyum manis
Pipi merona bak kulit dalam buah manggis
Bunga terlena mengeluarkan madu manis

Kamis sore,
Hilang semua ingatku si Kupu Jantan
Senyum Kumbang mengingatkan
Kumbang, Bunga ingin mengatakan
"Bunga sayang Kumbang"

i love u

hari ini telah aku pastikan
hari ini hati telah memilih
dirimu yang berikan hujan di padang tandusku
dirimu bagai embun yang sejukkan setiap pagiku



sekejap terpikir kata tak terduga
sekejap kata itu memenuhi setiap ruang hatiku
dan kata itu aku ungkapkan padamu
I LOVE YOU

Minggu, 08 April 2012

Menanti

Sayup terdengar alunan nada sunyi
Ingatku...!?
Jarum jam dinding berdetak pelan
Aku tertawa kecil di sudut gang buntu
Menanti nada sunyi yang tak kembali
Separuh malam sudah habisi sepiku
Dihampiri sang gerimis
Gang buntuku telah berumput
Terdengar kabar nada sunyi tak bersuara

Rabu, 04 April 2012

CERMIN

Termangu dalam satu dekapan
Hancur cermin dalam bercermin
Lepas beranai satu dekapan
Wajah bercermin dibawa angin

Dekapan hadir menepis semua
Cermin yang dulu kuingin juga
Merasa cermin tak pernah kulupa
Cermin hancur membekas luka

(belum ada judul)

Siang bolong termenung sepi
Desiran angin menelisik hati
Tepukan pundak menggugah jasmani
Seketika terhentak, lalu pergi

Suara malam merenung sepi
Desiran angin menelisik batin
Tepukan pundak belalu pergi
Hentakan terngiang, menggerayangi batin